Home / Hukrim / TNI/Polri

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:44 WIB

Keluarga Apresiasi Polrestabes Medan Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tewasnya ASN BPN Nias Utara

MEDAN |GARDATOP.COM – Pihak keluarga mendiang Apriaman Lase, ASN Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias Utara, mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polrestabes Medan yang telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus kematian korban di Apartemen Skyview, Jalan Abdul Hakim, Medan Selayang.

 

Relas, selaku wakil keluarga korban sekaligus pelapor, menyatakan dukungannya terhadap kinerja kepolisian. Ia berharap proses hukum ini dapat berjalan transparan agar keadilan bagi almarhum dapat segera terwujud.

 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, mengonfirmasi penetapan status tersangka tersebut pada Selasa (14/7/2026). Meski identitas lengkap belum dibuka ke publik, ia memastikan bahwa kedua tersangka berjenis kelamin perempuan.

 

“Sudah ada dua tersangka, keduanya perempuan,” ujar AKBP Adrian melalui sambungan telepon.

 

Pengembangan Penyidikan:

Penetapan tersangka ini merupakan buah dari serangkaian penyelidikan intensif, termasuk pemeriksaan sejumlah saksi dan hasil otopsi jasad korban yang telah dikantongi kepolisian.

Baca juga  Gudang BBM Ilegal di Tenayan Raya Diduga Dilindungi Oknum, LSM BERANTAS Siap Turun Aksi Jilid II

 

Terkait motif maupun kronologi detail—apakah kasus ini dikategorikan sebagai tindak pidana pembunuhan atau dugaan pidana lain—pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut. AKBP Adrian menyatakan bahwa rilis resmi mengenai fakta-fakta kasus akan disampaikan dalam waktu dekat.

 

“Saksi-saksi sudah kami periksa. Saat ini kami sedang melengkapi berkas. Dalam satu atau dua hari ke depan, kami akan rilis secara lengkap kepada rekan-rekan media,” tambahnya.

 

Kasus yang Sempat Menghebohkan:

Sebelumnya, kematian Apriaman Lase sempat menjadi sorotan luas setelah jasadnya ditemukan pasca diduga terjatuh dari Apartemen Skyview. Tidak lama setelah kejadian, pihak kepolisian mengamankan dua wanita berinisial JN dan R di lokasi berbeda, yakni di kawasan Sibolangit dan Jalan Ring Road, Medan.***

(Tim)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Nakhoda Sea Dragon Akui Dijebak Sindikat Thailand: APH Batam Gagal Ungkap Otak Narkoba Internasional.!

Hukrim

Janji via telepon akan datang membawa dokumen, pengurus LPS tak hadir alias mangkir 4,5 jam. Tim media & LSM-KPK: Ini indikasi penghindaran konfirmasi

Hukrim

Kebakaran Gudang BBM Milik Pecatan TNI AU di Pekanbaru: Polisi Pasang Garis, Penyelidikan Ambruk di Panggilan Saksi.

Hukrim

Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa, Berkas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Sudah P-21

Hukrim

12 Hari Tanpa Penjelasan: RS Prima Pekanbaru Diduga Langgar Transparansi Pasca-Kematian Karyawan di Lift Barang.

TNI/Polri

Polresta Pekanbaru melalui Satlantas resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai 8—21 Juni 2026.

Hukrim

Desakan Penegakan Hukum Kematian Farisman Laiya dilokasi galian C tanpa izin, Kinerja Polsek Kulim Disorot Keras.

Hukrim

ANGGOTA DPR RI SARANKAN UNTUK MENYELIDIKI JAKSA KASUS FANDI (ABK) YANG DITUNTUT HUKUMAN MATI