Home / Hukrim

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dari Gelper Hingga Gudang CPO di Kandis, Aparat Terkesan “Memelihara”

KANDIS|GARDATOP.COM– Praktik perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) di wilayah hukum Polsek Kandis, Kabupaten Siak, semakin menunjukkan taringnya. Tidak hanya bebas beroperasi, para pengelola usaha haram ini kini diduga memiliki kekuatan untuk membungkam pers dan memamerkan bisnis ilegal lainnya di depan publik tanpa rasa takut.

 

Ketua DPD LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (PENJARA INDONESIA) Provinsi Riau, Relas, memberikan sorotan tajam terkait fenomena ini. Ia menyebut kondisi di lapangan sangat ironis dan memprihatinkan.

 

“Gerakan para mafia ini jauh lebih cepat daripada tindakan aparat kepolisian. Bayangkan, baru saja diberitakan oleh sejumlah media pada Minggu (28/06/2026) mengenai keresahan warga, berita-berita tersebut justru dengan cepat di-take down. Mirisnya, tindakan penghapusan berita itu diakui dengan bangga oleh pihak yang diduga sebagai pemilik sekaligus backing usaha tersebut,” ujar Relas dengan nada geram.

 

Pengakuan Mengejutkan: Bisnis Ilegal Terang-terangan

Dalam investigasi lebih lanjut yang dilakukan oleh pihak LSM, humas dari usaha gelper tersebut bahkan secara terang-terangan mengakui kepemilikan gudang CPO yang diduga tidak memiliki izin di Jalan Lintas Minas-Kandis.

 

Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan gudang CPO tersebut, oknum tersebut dengan enteng menjawab, “Siap, memang berita itu benar bang, itu memang punya kita.” Namun, ketika diminta penjelasan mengenai izin operasional usaha yang telah bertahan bertahun-tahun tersebut, pihak pengelola memilih bungkam dan tidak memberikan respon.

 

“Sitorus” Disebut sebagai Pengatur Segalanya

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, praktik judi gelper yang berlokasi di Simpang Gelombang dan di belakang Showroom Honda, Kecamatan Kandis, ini diduga dikendalikan oleh seseorang bermarga Sitorus insial JS.

Baca juga  Kawal Keluhan Masyarakat, LSM Penjara Indonesia Berhasil Desak Perbaikan Sistem IPAL SPPG MBG Riau

 

Menurut keterangan pengurus di lapangan, Sitorus merupakan “tangan kanan” sang pemilik modal yang bertugas mengatur segalanya. “Sitorus semua yang handle, mulai dari wartawan hingga kepolisian,” ungkap salah satu pengurus gelper tersebut. Sosok Sitorus diduga memiliki jaringan lobi yang kuat hingga ke tingkat Polres dan Polda, sehingga usahanya dianggap “kebal hukum” dan mustahil untuk disentuh.

 

Jeritan Warga: Kapolda Riau Diminta Turun Tangan

Warga sekitar, terutama kalangan ibu rumah tangga, mengaku sangat resah dengan keberadaan perjudian tembak ikan ini. Mereka khawatir dampak buruk perjudian akan merusak sendi-sendi rumah tangga dan memicu peningkatan angka kejahatan di wilayah mereka.

 

“Kami memohon kepada Bapak Kapolsek Kandis dan Kapolres Siak untuk tidak menutup mata. Kami minta Bapak Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, untuk turun tangan langsung memberantas segala jenis perjudian di wilayah Kecamatan Kandis ini. Jangan biarkan kami terus terpuruk karena perjudian ini,” ujar salah seorang warga dengan penuh harap.

 

Kapolsek Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kandis, Kompol H. Herman Pelani, S.H., M.H., belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan minimnya pengawasan dan isu adanya oknum yang membekingi praktik perjudian tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan di lapangan belum membuahkan hasil.

 

LSM PENJARA INDONESIA Provinsi Riau menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan mendesak adanya tindakan tegas dari Polda Riau untuk membersihkan wilayah hukum Kandis dari praktik perjudian yang terang-terangan menantang hukum negara. (*/Tim)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Ada apa dengan Rektor unilak diduga tidak menemui massa?: Aliansi Mahasiswa Peduli Unilak (AMPUN) Geruduk Gedung Rektorat Universitas Lancang Kuning

Hukrim

Viral Foto Bugil Oknum Guru P3K di Nias Utara: Dugaan Pelanggaran Etika Berat, Ancaman Sanksi Pemecatan dan Koordinasi Dinas.

Hukrim

POLDA RIAU DALAMI KASUS PEMALSUAN SURAT & PENGGELAPAN TANAH HGU DI INHU; TUNGGU HASIL AHLI SEBELUM TETAPKAN TERSANGKA  

Hukrim

Remaja 18 Tahun di Pelalawan Diculik Pria Tak Dikenal Lewat Ancaman Foto Edit Tak Senonoh, Keluarga Tuntut Polisi DPO Pelaku Segera.

Hukrim

Polres Binjai Tangkap Residivis Kasus Pencurian Mesin Genset

Hukrim

Terungkap di Sidang Tipikor : Kepala UPT Mengaku Tertekan Kumpulkan Dana hingga Rp750 Juta untuk Pengesahan Anggaran

Hukrim

Hukrim

Pemuda pantas juara KNPI Pekanbaru Demo Keras: Copot Kepala Bea Cukai, Dugaan Kongkalikong Biarkan Rokok Ilegal Cukai 12 bebas di kota Pekanbaru.!!!