Home / Hukrim

Selasa, 14 April 2026 - 15:31 WIB

Kejagung Mutasi Kajari Karo, Danke Rajagukguk Digantikan Edmond Purba

Oplus_131072

Oplus_131072

Gardatop.com|JAKARTA — Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo dengan mencopot Danke Rajagukguk dari jabatannya dan menunjuk Edmond Novvery Purba sebagai pengganti.

 

Mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 yang ditetapkan pada 13 April 2026.

 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya pergantian jabatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Danke tidak lagi menempati jabatan struktural, melainkan dipindahkan ke jabatan fungsional melalui mekanisme mutasi diagonal.

 

Baca juga  Janji via telepon akan datang membawa dokumen, pengurus LPS tak hadir als mangkir 4,5 jam, Tim media & LSM-KPK menunggu: Ini indikasi penghindaran konfirmasi

“Mutasi diagonal artinya yang bersangkutan tidak lagi berada di jabatan struktural, tetapi di jabatan fungsional. Hal ini merupakan hal yang lazim dalam organisasi,” ujar Anang, Senin (13/4/2026).

 

Edmond Novvery Purba kini resmi menjabat sebagai Kajari Karo menggantikan Danke Rajagukguk.

 

Sebelumnya, Danke sempat menjadi sorotan publik terkait penanganan perkara videografer Amsal Christy Sitepu dalam kasus dugaan korupsi pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo.

Dalam perkara tersebut, majelis hakim memutus bebas terdakwa dari seluruh dakwaan.***

Share :

Baca Juga

Hukrim

Wanita Asal Nias Laporkan Ibu Kandung ke Polres Pematangsiantar Terkait Belum Dikembalikannya Bayi Usia 3 Bulan

Hukrim

Hukrim

Kuasa Hukum Korban Kecelakaan Desak AL dan PT Wira Kencana Senotosa Bertanggung Jawab!

Hukrim

Kebakaran Gudang BBM Milik Pecatan TNI AU di Pekanbaru: Polisi Pasang Garis, Penyelidikan Ambruk di Panggilan Saksi.

Hukrim

Polres Binjai Tangkap Residivis Kasus Pencurian Mesin Genset

Daerah

DUGAAN PENYALAHGUNAAN LPG 3 KG: OVEN EBI DI TANAH MERAH DIDUGA ‘TELAN’ GAS SUBSIDI, WARGA MENJERIT

Hukrim

“Jangan Tinggalkan Saya”: Pengakuan SF Hariyanto di Sidang AW, Bukti Kelemahan Tata Kelola atau Pembelaan Diri?

Hukrim

Paman Almarhum Farisman Laia yang Meninggal Dekat Galian Ilegal Minta Aparat Kepolisian Usut Tuntas