Home / Hukrim

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:44 WIB

Nakhoda Sea Dragon Akui Dijebak Sindikat Thailand: APH Batam Gagal Ungkap Otak Narkoba Internasional.!

Gardatop.come, | Batam, 27 Februari 2026 – Hasiholan Samosir, nakhoda kapal tanker Sea Dragon, memberikan kesaksian emosional di sidang Pengadilan Negeri (PN) Batam pada Jumat (27/2). Ia mengaku sebagai korban jebakan licik sindikat narkoba internasional asal Thailand, yang mengangkut 2 ton sabu seharga miliaran rupiah, sambil menuding aparat penegak hukum (APH) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), lalai ungkap dalang utama.

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Agus Salim, Hasiholan (45) menegaskan ketidaktahuannya atas muatan sabu. “Saya hanya disuruh bawa minyak dari Songkhla ke Phuket. Saya pelaut profesional, bukan penjahat,” katanya dengan suara bergetar, seperti dikutip wartawan di ruang sidang. Pengakuan ini mengungkap kronologi kejadian sejak Januari 2025, ketika kapal North Star milik Jacky Tan (Daftar Pencarian Orang/DPO) merapat di Tanjung Uncang, Batam.

 Kronologi Jebakan Sindikat.

Hasiholan bertemu Mr. Pong, orang kepercayaan Jacky Tan, yang menawarkan gaji USD 3.200 per perjalanan lengkap dengan Letter of Guarantee (LoG) palsu. “Saya percaya karena dokumen resmi. Bahkan ajak adik saya ikut,” ujarnya. Mr. Pong disebut sebagai otak operasi, yang memanfaatkan celah pengawasan pelabuhan Batam. Kapal Sea Dragon akhirnya digeledah Bea Cukai dan Polresta Barelang, mengungkap 2 ton sabu tersembunyi di tangki minyak.

Baca juga  Truk Angkutan Barang Bebas Terobos Larangan Masuk Kejln Nangka dan Jln Sepakat Pekanbaru, APH Tindak Tegas Pelaku Usahanya.  

Pengakuan ini menyoroti kelalaian APH setempat. Jacky Tan, pengendali North Star, masih buron sejak 2025, sementara Mr. Pong lolos meski operasi docking di Tanjung Uncang diawasi. Data Bea Cukai Kepri mencatat 15 kasus serupa tahun lalu, tapi hanya 20% dalang ditangkap. Pakar hukum pidana Universitas Internasional Batam, Dr. Rahman, menilai, “Ini bukti lemahnya intelijen pelabuhan. APH harus perkuat pengawasan cross-border, bukan puas tangkap nakhoda.”

Kuasa hukum Hasiholan, Hotman Paris Hutapea, menambahkan, “Klien saya korban sistem. Sidang ini bukti APH gagal cegah sindikat Thailand infiltasi Batam.” Hingga berita ini ditulis, Kepala BNN Kepri belum beri respons.***

(Red/Tim)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kuasa Hukum Desak Polsek Kulim Tahan Pelaku Galian C Ilegal Penyebab Maut Farisman Laia: Kritik Pedas atas Lamban Penegak Hukum.

Hukrim

Tragedi Sesama Bhayangkara: Teman Satu Seragam Bunuh Rekan di Depan Istri dan Anak, Polri Wajib Bangun!

Hukrim

Kuasa Hukum Korban Kecelakaan Desak AL dan PT Wira Kencana Senotosa Bertanggung Jawab!

Hukrim

Wanita Asal Nias Laporkan Ibu Kandung ke Polres Pematangsiantar Terkait Belum Dikembalikannya Bayi Usia 3 Bulan

Hukrim

DUGAAN PENYIMPANGAN DANA BOS DI SD SWASTA ECCLESIA PEKANBARU, PIHAK YAYASAN AKUI ADA MASALAH PENGELOLAAN

Hukrim

Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Ditahan KPK Terkait Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi

Hukrim

LSM Penjara Indonesia Apresiasi Penetapan PT Musim Mas Sebagai Tersangka

Hukrim

Bukan gertakan! DPP AMI laporkan 7 media, di duga Abal- Abal ke Polda Riau