Home / Hukrim / TNI/Polri

Senin, 2 Maret 2026 - 12:34 WIB

Mahasiswa UI Demo di Mabes Polri, Muncul Massa Tandingan Picu Ketegangan

Oplus_131072

Oplus_131072

Gardatop.com | Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar demonstrasi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB, menuntut hukuman berat bagi pelaku kematian pelajar di Tual, Maluku, serta pencopotan Kapolri Listyo Sigit Prabowo; aksi tersebut memanas karena kehadiran massa tandingan mahasiswa pendukung polisi yang membentangkan spanduk “Aliansi Mahasiswa Peduli Kepolisian”, hingga polisi wanita (Polwan) turun menengahi.

Ratusan mahasiswa BEM UI menyuarakan dua tuntutan utama: hukuman pidana seberat-beratnya terhadap Bripda Mesias, oknum Brimob diduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian pelajar SMA Negeri 1 Tual pada akhir Januari 2026, serta pemecatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Aksi berlangsung damai hingga muncul kelompok massa tandingan berjumlah sekitar 50 orang, mengenakan jas almamater dari berbagai perguruan tinggi. Mereka membentangkan spanduk dukungan kepolisian, yang memicu ketegangan dengan demonstran BEM UI.

Baca juga  Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa, Berkas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Sudah P-21

Seorang demonstran BEM UI, yang enggan disebut namanya, menyebut kelompok tersebut sebagai “massa bayaran” sambil tertawa. Akibatnya, sebagian mahasiswa UI merebut spanduk dan mengusir massa tandingan dari area demonstrasi.

Polwan dari Polda Metro Jaya segera turun tangan menengahi, memisahkan kedua kelompok untuk mencegah bentrokan fisik. Tidak ada laporan korban jiwa atau luka serius.

Yang membedakan aksi ini dari demonstrasi sebelumnya adalah penampilan petugas pengamanan Polri yang mengenakan peci hitam dan sorban putih, sebagai bagian dari seragam dinas opsional.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut hingga berita ini disusun. Demonstrasi berakhir pukul 15.00 WIB tanpa hambatan signifikan.

 

(Red)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Diduga Kebal Hukum, Puluhan Titik Galian C Ilegal Beroperasi Terbuka di Rumbai Barat

Hukrim

Kubu Roy Suryo Mendesak Penyidik Polda Metro Jaya untuk Mengeluarkan SP3 atas Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Presiden Jokowi

Hukrim

Laporan Pengeroyokan Mengendap 66 Hari, Polsek Tualang Dipertanyakan

Hukrim

Pemuda pantas juara KNPI Pekanbaru Demo Keras: Copot Kepala Bea Cukai, Dugaan Kongkalikong Biarkan Rokok Ilegal Cukai 12 bebas di kota Pekanbaru.!!!

Daerah

Tak Ada Ampun bagi Penambang Ilegal, LSM BERANTAS Puji Ketegasan Polda Riau Ungkap Puluhan Kasus PETI

Hukrim

Juara KNPI Pekanbaru Bongkar Kegagalan Satpol PP dan APH Awasi SE Ramadhan: Bilyard Bandel Buka Sampai Tengah Malam, UU Cipta Kerja Jadi Omong Kosong!

Hukrim

12 Hari Tanpa Penjelasan: RS Prima Pekanbaru Diduga Langgar Transparansi Pasca-Kematian Karyawan di Lift Barang.

TNI/Polri

Polresta Pekanbaru melalui Satlantas resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai 8—21 Juni 2026.