Home / Hukrim / Nasional / Opini

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:10 WIB

Kebakaran Gudang BBM di duga Ilegal di Pekanbaru. 

Oplus_131072

Oplus_131072

Pekanbaru, |Gardatop.com – Kebakaran dahsyat melahap gudang penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal milik purnawirawan berinisial P di Jalan Sidodadi (Jl. Soekarno-Hatta), Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Api membumbung tinggi dan merambat cepat ke pemukiman padat karena ledakan BBM, memicu kepanikan massal warga yang sudah lama resah dengan operasi gelap ini.

Warga setempat, yang identitasnya dirahasiakan demi keselamatan, menuding mafia pelaku usaha ilegal seperti P telah beroperasi bebas bertahun-tahun di balik pagar tinggi yang menyembunyikan aktivitas mencurigakan. “Kami sudah khawatir sejak lama soal risiko kebakaran ini, tapi polisi diam saja. Akhirnya bencana ini benar-benar terjadi,” keluh salah seorang warga yang menyaksikan kobaran api langsung menjalar ke rumah-rumah sekitar.

Kelalaian Otoritas: Polisi diduga Tutup Mata pada Ancaman Nyata.

Meski aktivitas gudang ilegal ini sudah meresahkan warga lama, pertanyaan besar menggantung: mengapa Polsek Bukit Raya dan otoritas terkait gagal bertindak preventif? Informasi lapangan mengonfirmasi operasi P berlangsung tanpa pengawasan ketat, menimbulkan dugaan kuat keterlibatan jaringan mafia BBM yang dilindungi kelalaian aparat. Warga menuntut transparansi: apakah ada suap atau kelemahan pengawasan yang membiarkan bom waktu ini meledak di tengah pemukiman?

Baca juga  Sidang lanjutan PMH, kedua saksi tergugat mengakui PKMNR tidak bisa di notariskan.

Penanganan darurat dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru dengan puluhan armada, tapi hingga berita ini diturunkan Senin (23/2/2026) malam, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki Polsek Bukit Raya. Belum ada laporan korban jiwa atau kerugian materiil resmi, tapi dampak psikologis bagi ribuan warga tak terhitung. Redaksi terus mengejar konfirmasi Polres Pekanbaru soal legalitas gudang, riwayat pengaduan warga, dan langkah hukum tegas terhadap pelaku serta oknum yang membiarakan.Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi kinerja kepolisian: bukankah tugas utama mencegah kejahatan sebelum merenggut nyawa? Warga Pekanbaru menanti aksi nyata, bukan sekadar penyelidikan lamban.***

Share :

Baca Juga

Hukrim

POLDA RIAU DALAMI KASUS PEMALSUAN SURAT & PENGGELAPAN TANAH HGU DI INHU; TUNGGU HASIL AHLI SEBELUM TETAPKAN TERSANGKA  

Hukrim

12 Hari Tanpa Penjelasan: RS Prima Pekanbaru Diduga Langgar Transparansi Pasca-Kematian Karyawan di Lift Barang.

Hukrim

Keluarga korban Polsek Kulim: Segera Amankan Excavator Sebelum Bukti Galian C Ilegal Hilang!

Hukrim

Pemuda pantas juara KNPI Pekanbaru Demo Keras: Copot Kepala Bea Cukai, Dugaan Kongkalikong Biarkan Rokok Ilegal Cukai 12 bebas di kota Pekanbaru.!!!

Hukrim

Polres Binjai Tangkap Residivis Kasus Pencurian Mesin Genset

Hukrim

ANGGOTA DPR RI SARANKAN UNTUK MENYELIDIKI JAKSA KASUS FANDI (ABK) YANG DITUNTUT HUKUMAN MATI

Hukrim

Viral Foto Bugil Oknum Guru P3K di Nias Utara: Dugaan Pelanggaran Etika Berat, Ancaman Sanksi Pemecatan dan Koordinasi Dinas.

Hukrim

Nakhoda Sea Dragon Akui Dijebak Sindikat Thailand: APH Batam Gagal Ungkap Otak Narkoba Internasional.!