Home / TNI/Polri

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:35 WIB

Polresta Pekanbaru melalui Satlantas resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai 8—21 Juni 2026.

Oplus_131072

Oplus_131072

PEKANBARU | GADATOP. COM — Polresta Pekanbaru melalui Satlantas resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai 8—21 Juni 2026. Operasi 14 hari ini bertujuan meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan di Kota Pekanbaru.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan operasi fokus pada keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Bhayangkara. Penegakan hukum mengutamakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dengan proporsi penindakan 60% digital (kamera ETLE), 30% tilang manual, dan 10% teguran simpatik. Petugas juga melakukan stasioner dan razia di titik rawan.

Baca juga  Kebakaran Gudang BBM Milik Pecatan TNI AU di Pekanbaru: Polisi Pasang Garis, Penyelidikan Ambruk di Panggilan Saksi.

Satlantas menargetkan 10 pelanggaran prioritas, antara lain knalpot brong, pengendara roda dua tanpa helm SNI, pengemudi roda empat tanpa sabuk pengaman, penggunaan telepon genggam saat berkendara, pelanggaran marka/rambu, menerobos lampu merah, ngebut, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, serta kendaraan tanpa TNKB resmi.

AKP Satrio menegaskan pendekatan operasi bersifat edukatif dan represif untuk mendorong perubahan perilaku. Ia mengimbau seluruh pengguna jalan di Pekanbaru menjadikan keselamatan sebagai prioritas agar lalu lintas aman, tertib, dan lancar.****

Red

Share :

Baca Juga

Hukrim

Tragedi Sesama Bhayangkara: Teman Satu Seragam Bunuh Rekan di Depan Istri dan Anak, Polri Wajib Bangun!

TNI/Polri

Kapolda Sumut Tinjau Bandara Kualanamu Jelang Mudik Lebaran 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang

TNI/Polri

Sigap Dan Humanis Kapolres Binjai Bantu Dorong Betor Mogok

Hukrim

Laporan Pengeroyokan Mengendap 66 Hari, Polsek Tualang Dipertanyakan

Hukrim

Kasus Pengeroyokan Jalan di Tempat, Publik Pertanyakan Ketegasan Polsek Tualang

Hukrim

Kematian Warga di Galian C Diduga Ilegal: Publik Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan.

Hukrim

Keluarga korban Polsek Kulim: Segera Amankan Excavator Sebelum Bukti Galian C Ilegal Hilang!

Hukrim

Gudang BBM Ilegal di Tenayan Raya Diduga Dilindungi Oknum, LSM BERANTAS Siap Turun Aksi Jilid II